BATAM — 22/07/2026

Peta konektivitas digital Asia Tenggara berubah. 

Pada Senin, 20 Juli 2026 lalu TelkomGroup lewat Telin bersama BW Digital dan Nongsa Digital Park resmi menuntaskan pendaratan kabel bawah laut Nongsa ChangiCable di Batam. 

Kabel sepanjang ±50 km dengan kapasitas 24 fiber pairs ini secara resmi jadi jalur ekspres baru penghubung Indonesia - Singapura.

Bukan Sekadar Kabel, Tapi Infrastruktur Masa Depan

Selama bertahun-tahun, trafik data Indonesia ke Singapura numpuk di jalur yang itu-itu saja. NCC hadir untuk memecah kemacetan itu.

Dengan latensi rendah dan kapasitas besar, kabel ini ditargetkan jadi tulang punggung untuk 3 kebutuhan utama ke depan:

1. Cloud & Data Center  

   Data center di Batam dan sekitarnya kini bisa bersaing head-to-head dengan Singapura. Perusahaan tak perlu lagi “titip” semua data ke luar negeri karena koneksinya sudah setara

2. AI & Teknologi Berat Data  

   AI generatif, machine learning, sampai layanan real-time butuh transfer data masif. NCC disiapkan untuk itu

3. Keamanan & Redundansi Jaringan  

   Punya jalur cadangan berarti internet nasional lebih anti-gangguan. Kalau satu jalur bermasalah, masih ada NCC

Batam : Dari Kota Industri ke Ibu Kota Digital Baru

Dipilihnya Batam bukan kebetulan. Kedekatan geografis ke Singapura, ekosistem NDP, dan geliat investasi data center membuat Batam naik kelas jadi gerbang digital Indonesia.

Dampak langsungnya: biaya konektivitas diprediksi turun, investor teknologi makin berani masuk, dan startup/UMKM punya akses internet berkelas global dengan harga lebih kompetitif.

Langkah ini juga jadi sinyal kuat. Indonesia tidak mau lagi hanya jadi pasar. Kita mau jadi tuan rumah infrastruktur digitalnya.

Dengan NCC yang sudah mendarat, fondasi itu resmi dimulai. INFOMASUK