BANYUWANGI, http://infomasuk.com - Ancaman kekeringan kini menghantui Sungai Setail. Debit air yang terus menurun dari tahun ke tahun menjadi alarm serius bagi warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Setail, Banyuwangi.

Faktor utama penyebab menurunnya debit air diduga akibat masifnya penebangan pohon, baik legal maupun ilegal, di kawasan hulu sungai.

Menyikapi kondisi tersebut, Kelompok Masyarakat (POKMAS) Peduli Sungai Setail bergerak. Mereka mengajak semua pihak, mulai dari perusahaan hingga perorangan, untuk bergotong royong melakukan penghijauan kembali.

Ketua POKMAS Peduli Sungai Setail, Khoirul Anwar, menyebut upaya penyelamatan harus dimulai dari hulu dengan menanam pohon yang memiliki daya serap air tinggi.

"Kami mengajak semua pihak untuk menanam kembali pohon yang mempunyai daya serap air tinggi, diantaranya pohon sukun, aren, bambu, dan tanaman keras lainnya yang juga bisa diambil buahnya oleh warga," ujarnya.

GAGAS SEKOLAH SUNGAI DI KAPAL PADAS 

Sebagai langkah konkret membangun kesadaran ekologis, POKMAS Peduli Sungai Setail bersama warga sepakat menggagas sekolah informal bernama SEKOLAH SUNGAI.

Gagasan tersebut dicetuskan pada hari ini, Minggu 13 September 2026, di tempat wisata pinggir Sungai Setail KAPAL PADAS, Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Sekolah Sungai ini nantinya akan menjadi wadah edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai, persoalan debit air, hingga bahaya membuang sampah ke sungai.

Khoirul Anwar menegaskan, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar di Sungai Setail. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah rumah tangga langsung ke aliran sungai.

"Sekolah Sungai ini merupakan bentuk ikhtiar kita untuk mengajak masyarakat secara kolektif. Semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga ekologi, akan semakin baik untuk masa depan Sungai Setail," kata Khoirul Anwar.

Melalui Sekolah Sungai, POKMAS berharap kesadaran menjaga sungai tidak hanya menjadi tugas komunitas, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh warga Banyuwangi.

INFOMASUK.COM