TSUNAMI SETINGGI 0,9 METER TERJANG NTT
masyarakat dihimbau untuk waspada tsunami susulan
INFOMASUK.COM – ENDE
Tsunami setinggi 0,9 meter terpantau menerjang wilayah pesisir Maurole, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, usai gempa magnitudo 7 mengguncang NTT. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG mengimbau warga tetap waspada meski peringatan dini sudah dicabut.
KRONOLOGI GEMPA DAN TSUNAMI
Gempa kuat dengan magnitudo 7 mengguncang wilayah NTT dan memicu peringatan dini tsunami dari BMKG. Beberapa menit setelah guncangan, alat tide gauge di Maurole merekam kenaikan muka air laut hingga 0,9 meter.
"Gelombang tsunami minor memang terdeteksi di sejumlah titik. Di Maurole Ende ketinggiannya mencapai 0,9 meter," ujar pejabat BMKG dalam rilis resmi.
BMKG menyebut gempa tersebut memiliki potensi tsunami karena berpusat di laut dengan kedalaman dangkal dan mekanisme sesar naik. Hingga beberapa jam setelah gempa utama, tercatat puluhan gempa susulan dengan magnitudo 2,8 hingga 5,8
Respons BPBD dan Warga
Sirene peringatan dini langsung dibunyikan BPBD Kabupaten Ende. Warga di pesisir Maurole dan sekitarnya berhamburan menuju tempat lebih tinggi sesuai prosedur evakuasi.
"Kami langsung diarahkan mengungsi ke ketinggian setelah sirene berbunyi," kata salah satu warga Ende.
BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan melakukan patroli di garis pantai untuk memastikan tidak ada warga yang masih berada di zona rawan.
IMBAUAN BMKG : Jangan Panik, Waspadai Hoaks
Kepala BMKG menegaskan masyarakat agar tidak mempercayai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai hoaks. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG," tegasnya. e9c6
BMKG juga meminta warga memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke rumah. Jika ada retakan, diminta tidak langsung masuk demi keselamatan.
Pemerintah pusat melalui BNPB menyatakan dukungan penuh dalam penanganan. "Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," kata Menko PMK Pratikno.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Maurole Ende berangsur kondusif. Aktivitas warga diimbau tetap menjauhi pantai hingga ada pengumuman resmi lebih lanjut dari BMKG dan BPBD.