TIGA POLISI DITANGKAP, OPERASI ANTIK
oknum tiga polisi NTB ditangkap diduga terlibat narkoba
MATARAM - Dunia maya dan grup WhatsApp anggota se-NTB mendadak gaduh. Polda Nusa Tenggara Barat baru saja membeberkan fakta pahit: 3 orang anggota Polri justru terciduk dalam Operasi Anti Narkotika (Antik) yang digelar internal.
Iya, bukan bandar, bukan pengedar. Tapi oknum berseragam.
KRONOLOGI & IDENTITAS OKNUM
Berdasarkan keterangan resmi, ketiga anggota yang diamankan itu adalah:
1. IDMA - Bertugas di jajaran Polda NTB
2. IKM - Anggota Polres Lombok Barat
3. A - Personel Polres Bima Kota
Mereka diamankan dalam rangkaian Operasi Antik yang digelar jajaran Ditresnarkoba Polda NTB beberapa hari terakhir. Operasi ini memang sengaja digeber untuk memberantas jaringan narkoba dari hulu ke hilir di wilayah NTB.
Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol ROMAN SMARADHANA ELHAJ membenarkan kabar penangkapan tersebut kepada INFOMASUK, Rabu (11/8/2026).
"Benar, dalam pelaksanaan Operasi Antik, kami mengamankan 3 orang anggota. Saat ini ketiganya masih dalam proses penahanan," ujarnya.
DIPROSES BIDPROPAM, SANKSI BERAT MENANTI
Yang bikin kasus ini beda: penanganannya langsung ditarik ke Bidpropam Polda NTB.
Artinya ada 2 pintu hukum yang menunggu: pidana umum dan kode etik Polri.
"Kami tidak menolerir sekecil apapun keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkoba. Penanganannya dilakukan oleh Bidpropam Polda NTB," tegas Kombes Roman.
Bidpropam bertugas menelusuri: apa peran mereka, apakah sebagai pengguna, pengedar, atau membekingi. Jika terbukti, sanksinya bisa PTDH - Pemberhentian Tidak Dengan Hormat.
EVALUASI INTERNAL POLDA NTB
Penangkapan ini jadi tamparan keras. Di saat Polda NTB gencar-gencarnya operasi berantas narkoba, justru ada "virus" di dalam tubuh sendiri.
Kombes Roman menyebut, pihaknya tidak akan tebang pilih. Siapapun yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Ini komitmen kami. Bersih-bersih internal harus dilakukan agar kepercayaan publik tetap terjaga," tambahnya.
Operasi Antik sendiri akan terus berlanjut. Polda NTB mengklaim sudah mengantongi beberapa target lain di wilayah Lombok, Sumbawa, dan Bima.
Kabar ini langsung viral di media sosial. Banyak netizen NTB yang meminta agar proses hukum dibuka seterang-terangnya.
"Usut tuntas! Jangan ada yang dibekingi. Kalau anggota aja kena, berarti peredaran sudah parah," tulis salah satu komentar.
Polda NTB berjanji akan memberikan update perkembangan setelah hasil pemeriksaan Bidpropam keluar.